Atap UPVC memang dikenal praktis dan nyaman.
Tapi kalau pemasangannya salah, hasilnya bisa:
- ❌ Kurang rapi
- ❌ Tidak maksimal
- ❌ Bahkan berpotensi bocor
Berikut 5 kesalahan yang sering terjadi di lapangan.
1. Salah Hitung Lebar Efektif
Banyak yang masih menghitung seolah 1 lembar = 1 meter.
Padahal:
- Single layer → 77 cm
- Double layer → 83 cm
→ Kalau salah hitung, bisa kekurangan material.
2. Kurang Baut Drilling
Ada yang mencoba “hemat” dengan mengurangi baut.
Padahal:
→ Standar: ± 3 set per meter lari
Kalau kurang:
- Atap bisa goyang
- Kurang kuat
- Berisiko bocor
3. Memaksakan Sambungan di Tengah
Idealnya:
→ 1 sisi = 1 lembar utuh
Karena:
- Sambungan berisiko bocor
- Tampilan kurang rapi
Untungnya, UPVC bisa custom panjang sampai 11.5 meter.
4. Rangka Terlalu Renggang
Rangka yang terlalu jarang bisa menyebabkan:
- Atap melengkung
- Kurang kuat menahan beban
→ Pastikan jarak rangka sesuai standar.
5. Salah Pilih Jenis (Single vs Double)
- Single layer → untuk kebutuhan ringan
- Double layer → untuk kenyamanan maksimal
Kalau salah pilih:
→ Bisa terasa kurang adem atau kurang optimal.
🔥 Tips Biar Hasil Maksimal
- ✔ Hitung berdasarkan sistem lembar
- ✔ Gunakan jumlah baut yang cukup
- ✔ Hindari sambungan jika tidak perlu
- ✔ Konsultasi sebelum beli (biar tidak salah)
📍 Kesimpulan
Atap UPVC bisa jadi solusi terbaik… asal dipasang dengan cara yang benar.
Dengan menghindari kesalahan di atas:
- ✔ Hasil lebih rapi
- ✔ Lebih awet
- ✔ Lebih nyaman
📞 Konsultasi & Hitung Kebutuhan
Kalau kamu mau dibantu hitung kebutuhan + rekomendasi terbaik:
📲 Chat via WhatsApp:
👉 https://wa.me/+6285111511011
Langsung kirim ukuran area, nanti dibantu sampai detail.
Mitra Inti Perkasa – Solusi Material Bangunan Berkualitas & Terpercaya.